Kategori
Penyakit Sipilis

Bahaya Obat Kimia Pada Kesehatan

Bahaya Obat Kimia Pada Kesehatan – Seiring dengan majunya teknologi di bidang farmasi padadunia yang modern ini banyak sekai memberikan keuntungan dan juga kelemahan, tanpa kita sadari obat-obatan yang mengandung bahan kimia telah masuk ke tubuh kita untuk yang kesekian kalinya. Sangat marak sekali di pasaran saat ini suplemen atau obat-obatan yang di dalamnya terdapat kandungan bahan kimia, Pentingnya kesadaran bagi Kita mengenai Bahaya Mengkonsumsi Obat Kimia sangatlah penting karena efek yang di timbulkan dari obat kimia ini berdampak buruk bagi kesehatan tubuh secara jangka panjang . Mungkin sebagian orang memilih mengkonsumsi obat kimia karena reaksinya yang begitu cepat dalam mengatasi suatu penyakit  tetapi tahukah Anda bahaya yang ditimbulkan dari obat kimia?.

Penggunaan obat kimia dalam jangka waktu yang lama juga akan menimbulkan penyakit baru karena banyak organ-organ tubuh yang rusak akibat obat kimia tersebut, Pernahkah Anda menggunakan obat kimia, disana di terterakan cara pemakaian seperti umur 7-10 tahun 1/2 tablet . 10 – dewasa 1 tablet, hal itu dengan tidak sadar jika umur kita semakin bertambah dosis penggunaan nya pun bertambah,bayangkan berapa ribu bahan bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh kita, jadi usahakan kurangi penggunaan obat kimia tersebut untuk meminimalisir bahaya obat kimia bagi tubuh anda.

Obat kimia memang memiliki efek yang sangat cepat, namun obat kimia hanya menekan gejala yang timbul tanpa menjangklau penyebab dari penyakit tersebut. tidak di pungkiri bahawa bahayanya obat kimia bagi tubuh mengintai kesehatan anda yaitu menimbulkan penyakit yang lebih parah sebagai berikut :

  1. Tuli dan gagal ginjal, akibat antibiotik Gentamisin.
  2. Aborsi atau keguguran, akibat Misoprostol, obat yang digunakan untuk pencegahan (gastric ulcer) borok lambung yang disebabkan oleh obat anti inflamasi non steroid.
  3. Ketagihan, akibat obat-obatan penenang dan analgesik seperti diazepam serta morfin.
  4. Kerusakan janin, akibat Thalidomide dan Accutane.
  5. Pendarahan usus, akibat Aspirin.
  6. Penyakit kardiovaskular, akibat obat penghambat COX-2.
  7. Kematian, akibat Propofol.
  8. Depresi dan luka pada hati, akibat Interferon.
  9. Diabetes, yang disebabkan oleh obat-obatan psikiatrik neuroleptik.
  10. Diare, akibat penggunaan Orlistat.
  11. Disfungsi ereksi, akibat antidepresan.
  12. Demam, akibat vaksinasi.
  13. Rambut rontok dan anemia, karena kemoterapi melawan kanker atau leukemia.
  14. Hipertensi, akibat penggunaan Efedrin. Hal ini membuat FDA mencabut status ekstrak tanaman efedra (sumber efedrin) sebagai suplemen makanan.
  15. Kerusakan hati akibat Parasetamol.
  16. Mengantuk dan meningkatnya nafsu makan akibat penggunaan antihistamin.

Semakin banyak obat yang dikonsumsi maka meningkatkan kesempatan terjadinya interaksi obat atau efek samping utama dan kemungkinan sesuatu yang buruk terjadi, “ ujar Sophia De Monte, juru bicara dari American Pharmacists Association.

Selain itu juga masih banyak dokter diseluruh dunia yang nenyatakan bahaya obat kimia terhadap tubuh. berikut kutipan dari mereka tentang bahaya obat kimia.

  1. “Penyebab kebanyakan penyakit adalah pada obatan-obatan kimia beracun yang para dokter berikan dan yakini akan membawa kesembuhan.” (Charles E. Page, M.D.)
  2. “Pengobatan obat-obatan kimia meliputi tindakan pemberdayaan, bertindak seperti pengobatan bagi penyakit, tapi justru menghasilkan penyakit pada orang sehat.” (R.T. TraIl, M.D.)
  3. “Obat-obatan tidak pernah menyembuhkan penyakit. Mereka hanya menekan tanda bahaya alami tubuh ketika muncul masalah kesehatan. Rasa sakit mungkin hilang, tapi tanpa disadari pasien malah makin parah kondisinya.” (Daniel. H. Kress, M.D.)
  4. “Orang yang minum obat perlu pulih dua kali. Sekali untuk pulih dari penyakit dan satu lagi dari obat kimia itu sendiri.” (William Osler, M.D.)
  5. “Obat-obatan kimia bisa dikatakan tidak begitu penting karena sifatnya hanya menekan gejala penyakit.” (Hans Kusche, M.D.)

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan seseorang untuk memastikan obat yang dikonsumsi tidak menimbulkan masalah lebih besar dibanding manfaatnya dalam mengobati penyakit yaitu:

  1. Berikan perhatian khusus terhadap konsumsi obat dan dosisnya pada anak dan bayi, usia lanjut, dan pasien-pasien yang juga menderita gangguan ginjal, hati dan jantung.
  2. Perhatikan petunjuk pada leaflet/ kemasan obat. Biasanya tertera efek samping yang mungkin terjadi, dengan begitu kita akan menjadi lebih waspada.
  3. Perhatikan juga riwayat alergi yang terjadi. Bisa ditelusuri dari riwayat alergi yang terjadi di keluarga maupun alergi obat yang pernah terjadi.
  4. Gunakan obat dengan indikasi yang jelas dan tepat, sesuai dengan yang diresepkan dokter.
  5. Hindari pengobatan dengan berbagai jenis obat dan kombinasi sekaligus
    Bila dalam pengobatan terjadi gejala penyakit baru, atau kondisi malah tidak membaik, selalu ditelaah lebih dahulu, apakah perubahan tersebut karena perjalanan penyakit, komplikasi, kondisi pasien memburuk, atau justru karena efek samping obat harus segera periksa ke dokter untuk mencegah hal yang tidak dinginkan

Baca Juga >> Foto Penyakit Sipilis Di Awal Dan Akhir Gejala