Alasan Penyakit Sipilis Harus Diobati

By | 27/09/2017

Alasan Penyakit Sipilis Harus Diobati – Sipilis adalah penyakit yang sangat berbahaya, karena Pada dasarnya penyakit sifilis merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang jenis kelamin. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri spiroceta dan trepollema palidum. Penyakit raja singa atau sifilis ini merupakan salah satu penyakit yang menular dan cukup familiar. Oleh karena itu, untuk orang-orang yang sudah merasakan gejalanya diharapkan mengikuti tes serologic dahulu. Beberapa akibat dari penyakit sipilis adalah kelumpuhan, kebutaan, demensia, masalah pendengaran, impotensi, dan bahkan kematian jika tidak ditangani.

Perawatan Penyakit Sipilis

Sebagai langkah awal para penderita harus mendapatkan perawatan insentif dini di layanan kesehatan terdekat selagi menunggu hasil tes. Hal ini berguna untuk menentukan apakah pengobatan penyakit Sipilis mana yang tepat untuk penderita. Selain itu, perawatan insentif dini berguna untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit Sipilis ini. Perawatan lanjutan akan diberikan setelah tes dari serologic keluar. Rangkaian pengobatan penyakit Sipilis akan dijalani oleh penderita. Perawatan pertama akan dimulai dengan pemeriksaan kembali setelah perawatan dini dilaksanakan. Jika perawatan dini sukses, luka-luka yang timbul akan meningkat 3 hari seiring secara objektif selama 7 hari tepatnya.

Tindakan lain yang termasuk pengobatan penyakit Sipilis adalah pertimbangan penyembuhan pada pasangan hubungan seksual penderita. Tindakan ini perlu dilakukan karena kemungkinan besar penyakit bisa bersarang di kedua pihak saat berhubungan seksual maksimal 10 hari dari hari pertama terkena Sipilis. Setelah itu pemberian obat antibiotik secara berkala diberikan walaupun gejala-gejala semakin meningkat.

Penyakit Sipilis

Sipilis atau raja singa adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri treponema pallidum yang masuk kedalam tubuh kita melalui kulit dan selaput lendir mulut,vagina. yang kemudian bercampur dengan darah. pada umumnya penyakit sipilis menular melalui kontak langsung atau hubungan seksual, oral maupun anal. namun penyakit sipilis juga menular melalui genetik seperti ibu ke anak.  ketika bakteri trepolema pallidum menginfeksi maka akan sampai ke-kelenjar getah bening terdekat dan kemudian masuk melalui pembuluh darah. sipilis bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan yang kemudian dapat membuat janin menjadi cacat bahkan meninggal dalam kandungan.

PENYEBAB PENYAKIT SIPILIS

Penyakit ini ditularkan melalui kontak seksual hampir sama penyebarannya dengan virus HIV (virus ADIS) yang ditularkan ketika seseorang melakukan kontak langsung dengan lesi sipilis (lesi berupa luka, koreng atau benjolan biasanya pada penis, vagina, dubur atau mulut), ketika ibu hamil sangant rentan menularkan ke janin. Ada beberapa macam cara penularan yang menyebabkan menularnya penyakit sipilis antara lain :

  1. kontak langsung dengan penderita jika seseorang mempunyai luka
  2. Berciuman (dengan pertukaran air liur)
  3. Hubungan seksual berupa anal, oral atau vagina
  4. Berbagi alat bantu seks
  5. Penularan dari ibu ke bayi selama kehamilan atu melahirkan
  6. Berbagi jarum atau peralatan lainnya untuk penggunaan narkoba

GEJALA PENYAKIT SIPILIS

Gejala penyakit sipilis dapat terlihat setelah beberapa minggu bakteri treponema pallidum masuk kedalam tubuh. gejala dan tingkatan tersebut antara lain :

  • Fase Primer – Biasanya dalam fase ini gejala yang ditimbulkan adalah luka pada alat kelamin dan di sekitar mulut. Luka yang terjadi berbentuk seperti gigitan serangga tapi tidak menimbulkan rasa sakit. Pada tahap ini, jika orang yang terinfeksi berhubungan seksual dengan orang lain, penularan sangat mudah terjadi. Luka ini bertahan selama 1-2 bulan. Pada akhirnya, lesi ini akan sembuh tanpa meninggalkan bekas.
  • Fase Sekunder – muncul sekitar 1–6 bulan (rata-rata sekitar 6–8 minggu) setelah infeksi pertama, ada beberapa manifestasi yang berbeda pada stadium kedua ini. Suatu ruam kemerahan bisa saja timbul tanpa disertai rasa gatal di bagian-bagian tertentu,seperti telapak tangan dan kaki, atau area lembab, seperti skrotum dan bibir vagina. Selain ruam ini, timbul gejala-gejala lainnya, seperti demam, pembesaran kelenjar getah bening, sakit tenggorokan, sakit kepala, kehilangan berat badan, nyeri otot, dan perlu diketahui bahwa gejala dan tanda dari infeksi kedua sipilis ini juga akan bisa hilang dengan sendirinya, tapi juga perlu diingat bahwa ini bukan berarti sipilis hilang dari tubuh Anda, tapi infeksinya berlanjut hingga stadium laten.
  • Fase Laten adalah stadium di mana jika diperiksa dengan tes laboratorium, hasilnya positif, tetapi gejala dan tanda bisa ada ataupun tidak. Stadium laten ini juga dibagi sebagai stadium awal dan akhir laten. Dinyatakan sebagai sipilis laten awal ketika sipilis sudah berada di dalam badan selama dua tahun atau kurang dari infeksi pertama dengan atau tanpa gejala. Sedangkan sipilis laten akhir jika sudah menderita selama dua tahun atau lebih dari infeksi pertama tanpa adanya bukti gejala klinis. Pada praktiknya, sering kali tidak diketahui kapan mulai terkena sehingga sering kali harus diasumsikan bahwa penderita sudah sampai stadium laten.
  • Fase Tersier  – Jika infeksi tidak diobati, sipilis akan berkembang ke tahapan akhir, yaitu sipilis tersier. Pada tahap ini, infeksi bisa memberi efek yang serius pada tubuh. Beberapa akibat dari infeksi pada tahapan ini adalah kelumpuhan, kebutaan, demensia, masalah pendengaran, impotensi, dan bahkan kematian jika tidak ditangani.

 CIRI-CIRI SIPILIS PADA PRIA

  1. keluarnya cairan atau kotoran dari penis, nyeri selama hubungan seksual atau pada saat buang air kecil,kerongkongan terasa sakit atau terdapat luka kerongkongan pada orang-orang dengan oral sex.
  2. Nyeri pada daerah sekitar anus pada orang-orang dengan anal sex.
  3. Luka memerah tanpa rasa sakit pada daerah kelamin, anus, kerongkongan atau lidah. Air kencing berwarna gelap, feses berwarna terang, mata dan kutil berwarna kuning.
  4. Bintik merah pada kulit dan bersisik pada telapak tangan dan telapak kaki. Gejala infeksi yang aneh,lelah yang tidak dapat dijelaskan mengapa, keringat malam, berat badan menurun.
  5. Timbul lepuh kecil pada daerah kelamin yang berubah menjadi koreng. Pembengkakan pada kelenjar limfe, demam dan nyeri atau rasa sakit pada seluruh tubuh

CIRI-CIRI SIPILIS PADA WANITA

  1. Keluarnya cairan yang tidak normal dari saluran kencing dan atau liang senggama ( keputihan yang banyak, berbau amis, berwarna putih kehijauan )
  2. Rasa nyeri ketika  kencing atau saat berhubungan seksual
  3. Rasa gatal di alat kelamin atau sekitarnya
  4. Adanya lecet,  luka kecil ( kadang ada yang tidak terasa sakit ) yang disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening
  5. Adanya perubahan warna kulit dan mata
  6. Pada wanita, penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang jelas atau bahkan tidak mengalami keluhan sama sekali, sehingga wanita mudah menjadi sumber penularan
  7. Komplikasi berupa bartolitis, yaitu membengkaknya kelenjar bartholin sehingga penderita susah  jalan karena nyeri. Komplikasi dapat ke atas menyebabkan kemandulan,  jika  ke rongga perut menyebabkan radang di perut dan usus. Selain itu baik pada wanita atau pria dapat terjadi infeksi sistemik ( seluruh tubuh)  ke sendi, jantung,  selaput otak dan lain-lain. Pada ibu hamil,  bila tidak diobati, saat melahirkan mata bayi dapat terinfeksi, bila tidak cepat ditangani dapat menyebabkan kebutaan

PENCEGAHAN MENULARNYA SIPILIS

  • Dengan menggunakan kondom dan penggunaan yang tepat dari kondom itu sendiri
  • Menjaga hubungan jangka panjang dengan satu pasangan yang tidak terinfeksi
  • Menghindari zat seperti alkohol dan zat terlarang lainnya yang dapat meningkatkan perilaku sexs
  • Tidak melakukan sexs bebas
  • Bersikap terbuka terhadap pasangan dan membicarakan tentang riwayat penyakit yang diderita

Baca juga cara mengobati sipilis >> Obat Sipili Herbal